Bisanugas

4 Cara Mengubah Skripsi Menjadi Jurnal Ilmiah

cara mengubah skripsi menjadi jurnal

Daftar Isi

Proses transformasi skripsi menjadi jurnal ilmiah, pertama-tama penting untuk kita mengakui dan memahami pentingnya langkah ini. Mengubah skripsi menjadi jurnal tidak hanya membawa nilai tambah tetapi juga memperluas cakupan pengetahuan kita ke audiens yang lebih luas. Dalam bagian ini, kita akan membahas secara singkat tentang apa yang akan kita jelajahi selanjutnya – bagaimana skripsi yang sebelumnya hanya merupakan dokumen penelitian akademik, bisa kami ubah menjadi jurnal ilmiah yang memberikan wawasan dan pengetahuan baru kepada pembaca.

 

cara ubah Skripsi menjadi jurnal ilmiah

 

Perbedaan Antara Skripsi dan Jurnal

Sebelum kita mulai berbicara tentang cara mengubah skripsi menjadi jurnal, penting untuk memahami perbedaan kunci antara keduanya. Skripsi biasanya merupakan karya penelitian akademik yang dibuat oleh mahasiswa di akhir studi mereka. Tujuan utamanya adalah untuk menunjukkan pemahaman akan subjek dan kemampuan penelitian.

Di sisi lain, jurnal ilmiah adalah publikasi periodik yang bertujuan untuk menyebarkan pengetahuan baru dalam disiplin ilmu tertentu. Jurnal biasanya lebih singkat dan to the point dibandingkan skripsi, dengan struktur yang lebih formal dan gaya penulisan yang lebih ilmiah.

Formatnya juga berbeda. Skripsi biasanya lebih panjang dan berisi bab pendahuluan, metodologi, hasil, dan diskusi, serta kesimpulan. Sedangkan jurnal memiliki abstrak, pendahuluan singkat, metodologi, hasil dan diskusi, serta kesimpulan yang lebih ringkas.

Memahami perbedaan ini akan membantu kita dalam proses konversi skripsi menjadi jurnal.

 

Baca Juga Artikel: Teknik Terbaik, Mengubah Tugas Akhir Menjadi Jurnal Ilmiah

 

Langkah-langkah Mengubah Skripsi Menjadi Jurnal

Setelah memahami perbedaan mendasar antara skripsi dan jurnal, kini kita beralih ke proses transformasi itu sendiri. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengubah skripsi menjadi jurnal ilmiah:

1. Tentukan Tujuan Jurnal Anda
Sebelum mulai menulis, tentukan terlebih dahulu tujuan dari jurnal Anda. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh topik penelitian Anda dan audiens yang Anda targetkan. Misalnya, apakah Anda ingin menyajikan penemuan baru, atau mengulas karya penelitian sebelumnya?

2. Ubah Pendahuluan Menjadi Abstrak
Abstrak adalah ringkasan singkat dari seluruh konten jurnal. Itu bisa dianggap sebagai versi mini dari skripsi Anda. Dalam skripsi, kita biasanya memiliki pendahuluan yang panjang. Untuk jurnal, kita merangkumnya menjadi abstrak singkat.

3. Modifikasi Pendahuluan
Setelah abstrak, kita perlu penjelasan singkat tentang latar belakang penelitian. Jadi, ambil pendahuluan Anda dan modifikasi sedemikian rupa agar sesuai dengan format jurnal.

4. Singkatkan Tata Letak Skripsi
Anda perlu menyusun ulang dan menyederhanakan tata letak skripsi Anda untuk memasukkannya ke dalam format jurnal. Ini dapat mencakup penyederhanaan bab, mengombinasikan section, atau semacamnya.

Mengikuti langkah-langkah ini akan memberi Anda kerangka kerja yang solid untuk mengubah skripsi menjadi jurnal.

 

Tips Agar Konversi Berhasil

Dalam proses konversi skripsi menjadi jurnal, ada beberapa hal penting yang harus diingat untuk memastikan keberhasilannya.

1. Konsentrasi pada Temuan Utama
Jurnal sangat fokus dan tidak memiliki ruang untuk informasi yang tidak perlu. Oleh karena itu, pastikan untuk memusatkan perhatian pada penemuan utama dari skripsi Anda dan hindari detail yang tidak perlu.

2. Gunakan Format Penulisan Jurnal
Jurnal ilmiah memiliki format penulisan tertentu yang perlu diikuti. Ini sering kali berbeda dengan skripsi. Pastikan Anda memahami dan mengikuti format ini.

3. Jaga Bahasa dan Gaya Penulisan
Jurnal ditulis dalam bahasa dan gaya yang sangat formal dan akademis. Jaga agar bahasa Anda tetap konsisten dan hindari bahasa kiasan atau tidak formal.

4. Lakukan Review dan Penyuntingan
Sebelum mensubmit jurnal, pastikan ini telah direview dan disunting secara menyeluruh. Hal ini untuk memastikan tidak ada kesalahan, baik dari segi format, isi, maupun penulisan.

5. Konsultasi dengan Pembimbing atau Editor
Terakhir, tapi tidak kalah penting, konsultasikan hasil konversi skripsi Anda menjadi jurnal dengan pembimbing atau editor untuk mendapatkan umpan balik dan panduan lebih lanjut.

Dengan mempertimbangkan tips ini, Anda akan lebih siap untuk merubah skripsi Anda menjadi jurnal yang berharga.

 

Kesimpulan

Mengubah skripsi menjadi jurnal ilmiah dapat menjadi tugas yang menantang tetapi sangat bermanfaat. Proses ini bukan hanya membantu meningkatkan kemampuan penulisan ilmiah Anda, tetapi juga membuka peluang untuk menyebarluaskan hasil penelitian Anda kepada audiens yang lebih luas.

Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi perbedaan antara skripsi dan jurnal, serta menjelaskan langkah-langkah untuk mengonversi skripsi menjadi jurnal. Selanjutnya, kita telah membahas berbagai tips untuk memastikan konversi tersebut berhasil.

Di akhir perjalanan ini, ingatlah bahwa tujuan utama kami adalah berbagi pengetahuan dan hasil penelitian Anda. Jadi, jangan terlalu khawatir tentang kesempurnaan, tetapi berfokus pada substansi dan kualitas penulisan Anda.

Semoga tutorial ini memberi Anda panduan yang jelas dan berguna dalam proses transformasi skripsi menjadi jurnal ilmiah. Selamat menulis!

Bagikan artikel :

Facebook
Twitter
LinkedIn

Artikel Lainnya

jasa pembuatan dan publikasi jurnal

bisanugas@gmail.com