Bisanugas

Cara mereview jurnal internasional

Daftar Isi

Pentingnya Memahami Cara Mereview Jurnal Internasional

Teknik dan cara mereview jurnal internasional sangat penting bagi individu yang terlibat dalam dunia akademik dan penelitian. Kemampuan untuk menyaring, mengkritik, dan menganalisis penelitian yang relevan dengan bidang Anda akan membantu dalam mengambil keputusan berdasarkan bukti, memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang perkembangan terbaru, dan memberikan sumbangan berharga untuk kemajuan pengetahuan secara global.

Mengulas jurnal internasional merupakan kegiatan penting bagi para ilmuwan, dosen, dan mahasiswa dalam bidang akademik. Selama proses review, pembaca dapat memperluas wawasan mereka, melihat perkembangan terbaru dalam bidang yang relevan, serta meningkatkan kemampuan analitis dan kritis mereka.

Bagi penulis, proses mereview ini dapat memberikan umpan balik konstruktif, meningkatkan kualitas tulisan mereka, dan membantu dalam pengembangan karya ilmiah yang lebih baik.

jasa review jurnal dan cara mereview jurnal internasional

Dalam artikel ini, kita akan membahas Teknik dan cara mereview jurnal internasional serta Langkah-langkah sederhana yang sudah dirangkum oleh Tim bisanugas.com, mulai dari mengidentifikasi jurnal yang relevan, metode membaca jurnal, penulisan ringkasan isi, hingga teknik penilaian jurnal internasional itu sendiri.

Baca juga: Panduan Lengkap & Contoh Review Jurnal yang Efektif

Simak ulasan lengkap berikut ini, dan kuasai keterampilan mengulas jurnal internasional!

Teknik dan Cara Mereview Jurnal Internasional Secara Efektif

1.Mengidentifikasi Jurnal

Meninjau jurnal internasional dimulai dengan identifikasi. Pertama-tama, Anda perlu memilih jurnal yang relevan untuk topik yang akan review. Ada beberapa ciri yang dapat ditinjau apakah suatu jurnal berkualitas atau tidak.

  • Reputasi penerbit: Pergunakan basis data seperti Journal Citation Reports atau Scimago Journal Rank untuk mengetahui reputasi jurnal. Jurnal berperingkat tinggi umumnya memiliki reputasi dan kualitas yang baik.
  • Tingkat pengaruh dalam bidang studi: Lihat jumlah kutipan yang dimiliki oleh jurnal tersebut. Jika banyak kutipan yang merujuk ke jurnal tersebut, ini bisa menjadi indikator bahwa jurnal tersebut memiliki tingkat pengaruh yang tinggi.
  • Indeksasi jurnal: Jurnal yang telah diindeks oleh basis data ilmiah seperti Scopus, Web of Science, atau PubMed biasanya menunjukkan bahwa jurnal tersebut telah diakui secara internasional.

     

    Berikut adalah beberapa jurnal internasional yang berkualitas:

    Nama Jurnal Reputasi Penerbit Tingkat Pengaruh Indeksasi
    Nature Tinggi Tinggi Scopus, Web of Science, PubMed
    Science Tinggi Tinggi Scopus, Web of Science, PubMed
    The Lancet Tinggi Tinggi Scopus, Web of Science, PubMed

    Mengerti struktur dan format artikel jurnal juga menjadi penting dalam proses review. Setiap jurnal memiliki format dan gaya penulisannya tersendiri, memahami ini dapat membantu Anda menginterpretasikan informasi dengan benar.

 

2.Metode Membaca Jurnal

Membaca jurnal ilmiah internasional memerlukan pendekatan yang sistematis dan berurutan. Ini bukanlah seperti membaca novel atau artikel berita; ada struktur tertentu yang perlu kita ikuti untuk memahami sepenuhnya apa yang diinformasikan oleh penulis.

Dibawah ini adalah langkah-langkah dalam membaca jurnal:

  1. Abstrak : Ini adalah ringkasan singkat tentang tujuan penelitian, metodologi yang digunakan, hasil utama, dan simpulan penelitian. Abstrak memberikan gambaran tentang apa yang dibahas dalam penelitian dan dapat membantu Anda memutuskan apakah artikel tersebut relevan untuk ditinjau lebih lanjut.
  2. Pengenalan: Bagian ini memberikan latar belakang penelitian dan menjelaskan pertanyaan penelitian yang diajukan oleh penulis. Di sini, Anda akan memahami konteks dan relevansi penelitian.
  3. Metodologi: Bagian ini menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Detail yang mungkin termasuk adalah desain penelitian, ukuran sampel, alat pengukuran, dan analisis statistik.
  4. Hasil dan Diskusi: Bagian ini mencakup temuan utama penelitian. Diskusi merupakan interpretasi penulis tentang hasil dan kontribusinya terhadap pengetahuan yang sudah ada.
  5. Kesimpulan dan Rekomendasi: Bagian ini merangkum penelitian dan menyoroti temuan utama. Rekomendasi bisa dalam bentuk saran untuk penelitian selanjutnya.

Saat membaca jurnal, cobalah untuk mencatat poin kunci dan temuan yang penting. Selanjutnya, mencoba memahami argumen utama yang diajukan oleh penulis.

 

3.Menulis Ringkasan Isi Jurnal

Saat Anda telah membaca jurnal internasional secara menyeluruh, langkah selanjutnya adalah menulis ringkasan kepada isinya. Ringkasan ini berfungsi sebagai snapshot mendalam artikel dan menjadi referensi yang berguna saat Anda membutuhkan pengingat singkat tentang isi jurnal.

Berikut adalah komponen yang perlu dicantumkan dalam ringkasan:

  1. Tujuan Penelitian: Jelaskan tujuan utama penelitian dan pertanyaan penelitian yang coba dijawab.
  2. Metode Penelitian: Jelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Ini mungkin mencakup desain penelitian, ukuran sampel, metode pengambilan data, dan jenis analisis yang dilakukan.
  3. Temuan Utama: Apa hasil penelitian dan temuan kuncinya? Bisakah Anda mengidentifikasi argumen utama yang dibuat dalam penelitian?
  4. Simpulan Peneliti: Apakah interpretasi dan simpulan peneliti dari temuannya? Apa implikasinya terhadap pengetahuan yang dipahami sebelumnya dan apa rekomendasi peneliti untuk penelitian selanjutnya?

     

Berikut adalah contoh laporan ringkasan isi jurnal:

Tujuan Penelitian Metode Penelitian Temuan Utama Simpulan Peneliti
Untuk menentukan efek dari diet tinggi protein terhadap penurunan berat badan. Studi longitudinal dengan 100 partisipan dewasa yang dibagi menjadi 2 grup: diet tinggi protein dan diet rendah protein selama 6 bulan. Grup diet tinggi protein mengalami penurunan berat badan yang lebih signifikan dibandingkan grup diet rendah protein. Diet tinggi protein merupakan strategi yang efektif untuk penurunan berat badan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan pengaruh jangka panjang dan potensi risiko.

 

4.Menganalisis dan Memberikan Pendapat

Setelah membaca dan merangkum konten jurnal internasional tersebut, sekarang saatnya untuk menganalisis dan memberikan pendapat Anda sendiri. Begini caranya:

  1. Evaluasi Metodologi: Dengarkan secara kritis metode penelitian yang digunakan. Apakah desain penelitian valid dan solid? Apakah sampelnya cukup besar untuk menarik kesimpulan? Apakah ada bias yang mungkin mempengaruhi hasil penelitian?
  2. Analisis Temuan: Sesuaikan temuan penelitian dengan pengetahuan yang sebelumnya telah Anda miliki. Apakah hasilnya sejalan dengan penelitian sebelumnya? Jika tidak, apakah penanannya cukup kuat dan meyakinkan?
  3. Bedah Kesimpulan: Periksa apakah kesimpulan yang ditarik oleh peneliti didukung oleh data dan temuan yang telah mereka sebutkan. Jika ada rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, apakah itu logis dan relevan?
  4. Beri Pendapat Anda: Setelah mengevaluasi setiap elemen penelitian, kini saatnya untuk merangkum dan memberikan pendapat Anda. Apakah Anda menyetujui temuan penelitian? Bagaimana penelitian tersebut mempengaruhi pemahaman Anda tentang topik tersebut?

Berikut contoh dari analisis dan pendapat tentang jurnal dalam format tabel:

Evaluasi Metodologi Analisis Temuan Bedah Kesimpulan Pendapat Anda
Desain penelitian solid dan sampel cukup besar. Namun, belum ada pertimbangan terhadap variasi diet individu dan aktivitas fisik. Hasilnya menarik dan sejalan dengan penelitian lain tentang diet tinggi protein. Kesimpulan didukung oleh temuan dan penelitian lebih lanjut yang disarankan tampak relevan. Saya setuju dengan temuan penelitian dan ini memberikan wawasan baru tentang keefektifan diet tinggi protein. Pengaruh diet ini pada kondisi kesehatan jangka panjang perlu diteliti lebih lanjut.

 

5.Ajakan Bertindak

Setelah merangkum jurnal, melakukan analisis, dan memberikan pendapatmu, kini saatnya untuk mempertimbangkan ajakan bertindak. Apa langkah selanjutnya? Bagaimana penelitian ini bisa diterapkan dan apa dampaknya bagi pengetahuan kita? Berikut adalah komponen yang harus dipertimbangkan:

  1. Logika Tindak Lanjut: Pertimbangkan sejauh mana penelitian itu dapat diterapkan dalam praktek. Apakah ada tindakan yang bisa diambil berdasarkan temuan penelitian itu?
  2. Dampak Terhadap Pengetahuan: Apakah penelitian tersebut membantu untuk memperkaya atau mengoreksi pengetahuan yang telah ada? Apakah ia membuka wilayah baru untuk penelitian?
  3. Relevansi Sosial dan Lingkungan: Apakah penelitian tersebut relevan untuk konteks sosial atau lingkungan sekarang? Bagaimana pemahaman baru dari penelitian ini dapat mempengaruhi kebijakan sosial atau praktik lingkungan?

     

Berikut adalah contoh untuk ajakan bertindak dalam format tabel:

Logika Tindak Lanjut Dampak Terhadap Pengetahuan Relevansi Sosial dan Lingkungan
Berdasarkan penelitian ini, diet tinggi protein dapat dijadikan strategi dalam program penurunan berat badan. Namun, perlu dipertimbangkan variasi diet individu dan aktivitas fisik. Penelitian ini memperkaya pengetahuan kita tentang efektivitas diet tinggi protein dalam penurunan berat badan dan menantang persepsi sebelumnya bahwa diet tinggi protein dapat berbahaya. Rekomendasi diet tinggi protein harus disertai dengan pemahaman yang seimbang tentang pengaruhnya terhadap kesehatan jangka panjang. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi risiko kesehatan potensial.

Bisanugas.com adalah layanan jasa bantuan akademik selain membarikan informasi cara mereview jurnal internasional, Kami juga memiliki layanan jasa review jurnal dan critial review jurnal, baik nasional maupun internasional. Hubungi Kami Gratis Konsultasi

bisanugas konsultasi

Bagikan artikel :

Facebook
Twitter
LinkedIn

Artikel Lainnya

jasa pembuatan dan publikasi jurnal

bisanugas@gmail.com